Catatan

Mendaki Gunung (18 – 22 Januari 2012)

Sabtu,13 Oktober 2012, Saya akan menceritakan pengalaman menarik saya saat masih menjadi anggota disebuah Organisasi yang bergerak di bidang sosial.Pengalaman ini gakkan saya lupakan,karena ini pertama kalinya saya melakukan kegiatan ini,semoga saja nanti bisa mengulang kegiatan ini dengan Background yang lebih extrime lagi.

Berdasarkan judul yang saya buat,kegiatan yang saya maksud adalah mendaki gunung. Sebenarnya ini bukan rakreasi,camping,ataupun kegiatan yang berhubungan dengan hiburan. melainkan ini adalah pendidikan yang diberikan oleh senior kami untuk memenuhi persyaratan untuk menjadi Anggota tetap Organisasi. Kami yang pada saat itu berjumlah 12 orang akan menjalani pendidikan dasar (DIKSAR) di gunung Tujuh – Kerinci,gunung yang terkenal memiliki danau pada bagian puncaknya. Sebelum mendaki gunung,kami bermalam di kaki gunung lebih tepatnya kami mendirikan tenda untuk 4 hari,sebenarnya bukan tenda tapi terpal ukuran 4×6 meter.kami memutar otak bersama-sama,bagaimana caranya dengan ukuran terpal 4×6 meter bisa menampung anggota 12 orang.sebenarnya ini mustahil,untuk menyimpan tas keril saja sudah memakan banyak tempat,apalagi kami beristirahat didalamnya.Dengan udara yang begitu dingin dan mataharipun sudah tidak menampakan dirinya,kami masih memikirkan bagaimana caranya agar kami bisa beristirahat pada malam itu.Udaranya sangat dingin,bayangin aja waktu kami berbicara bisa mengeluarkan uap yang tebal dari setiap hembusan nafas kami,berrrrrrrr dingin banget apalagi pada malam hari.

Suka dan duka kami lalui bersama-sama,satu persatu dari kami sakit secara bergantian,dari peristiwa itulah kami bisa saling mempererat tali persaudaraan kami,bisa mengenal satu sama lain.

Tibalah saat yang ditunggu-tunggu,pagi itu kami bergegas mempersiapkan segala hal yang diperlukan untuk keperluan kami selama diperjalanan mendaki gunung Tujuh. Sebelum kami berangkat, ada salah satu dari anggota yang sedang sakit dan tidak menyanggupi diri untuk bergabung bersama kami mendaki gunung. Namun kami tidak membiarkan hal itu terjadi,kami memberikan semangat kepadanya agar dia mengurungkan niatnya.dan akhirnya kami berhasil merubah niatnya itu walaupun dengan sulit untuk memperngaruhi pikirannya.

Sekitar jam 09:00 WIB kami memulai pendakian dengan berbekal seadanya.perjalanan menuju puncak menghabiskan waktu sekitar 3-4 jam.lelahnya bukan main,mendaki gunung yang lumayan terjal dan cuaca yang sangat dingin,manun itu semua terobati ketika kami tiba dipuncak dan menemukan sebuah danau yang indah disana,danau yang begitu dingin dan jernih.kami segera beristirahat dan menghirup udara yang sangat segar. saya dan teman-teman memberanikan diri untuk berenang di danau itu,baru mencelupkan jempol kaki saja saya langsung berubah fikiran,lebih baik berjemur dibawah sinar mentari saja hihihi  😛

berikut photo yang dapat kami ambil saat kegiatan mendaki gunung ini.

Baca Lagi? Pilih Artikel:

Semoga Bermanfaat
Iklan

Diskusi

19 thoughts on “Mendaki Gunung (18 – 22 Januari 2012)

  1. dari foto-fotonya, acara Diksarnya mantap banget, seru….

    Suka

    Posted by jual alat berat | 20 April 2013, 22.18
  2. wah harusnya kirim ke Suriah aja nih anak2…biar merasa extrime 🙂

    Suka

    Posted by Aisya Shiny Rahmi | 17 Oktober 2013, 22.41

Trackbacks/Pingbacks

  1. Ping-balik: Moment indahku « RahmanHistory - 16 Desember 2012

Berikan Komentar , Kritik dan Saran Anda mengenai Tulisan Saya.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: